Just another WordPress.com weblog

SEPI dan DIRInya

“Ketika kau tak sanggup melangkah
hilang arah dalam kesendirian
tiada mentari bagai malam yang kelam
tiada tempat untuk berlabug
bertahan terus berharap
ALLAH selalu disisimu”

(insyaALLAH-PADI feat maher zein)

Dia gadis yang riang. Dulu.
tapi siapa yang saat ini dihadapanku…
Dia berkata hidupnya baik-baik saja.
Dia masih bisa ceria seperti biasanya, seperti dulu.
itu pengakuannya.

baiklah..aku bisa saja percaya pada katamu.
aku bisa saja tak peduli.
tapi..apa ini?
mata itu dingin?
ada yang salahkah disana?

kau kaget..
dan berusaha menutup rapat semua jendela hatimu
agar aku tak dapat melihat apa yang sebenarnya terjadi didalam sana.
semakin kau mengelak
semakin jelas ku lihat
semakin dingin aku rasakan

hingga akhirnya perlahan kau melemah
luluh akan sorotan mataku
kau buka pintu hati mu..
dan benar dugaan ku
aku menemukan gadis riangku
meringkuk..
dingin..
dan sepi..

aku tanyakan padamu..
“kesepiankah?”
tak sepatah pun ku dengar jawaban

yang hadir malah buliran jernih yang tak terbendung
menganak sungai tanpa suara
membuat kaca mata mu pun mengembun

apa yang terjadi?
mana gadis ceriaku yang dulu..???

lagi
ku tanyakan padamu
“kesepiankah?”
dan sorot mata itu cukup menjawab apa yang aku tanyakan..

tubuh itu pun menjatuhkan diri pada pelukku
isak tangis memecah sunyinya senja

dinginkah?
sepi?
anggukkan lemahmu..
membuatku tak punya alasan untuk tak mendekapmu semakin erat…

ku biarkan kau larut dalam isak tangismu..
ku izinkan kau meneriakkan jeritan batinmu..

setelah itu..
keluarlah dari ruang dingin nan sepi ini
cukup kau gunakan ceriamu sebagai topeng kesendirianmu
beranikan dirimu
lihat lah…hidup ini terlalu berharga untuk kau lewatkan begitu saja
kau gadis riangku yang tangguh..
keluarlah dari ruang dingin itu..

sambutlah hidupmu dengan senyum bahagia..

bukankah sebentar lagi kau akan memasuki kehidupan barumu
bersama seseorang yang baru
ingat..KTP pun kan berganti..^^
Jadi seorang istri bukan pekerjaan gampang..
tapi yakin gadisku pasti bisa..

runtuhkanlah dinding-dinding ego itu
bukalah pintu hati mu
biarkan teman-temanmu masuk
agar tak lagi kau rasakan sendiri
bukalah jendela-jendela hatimu
agar kau rasakan hangatnya sinaran kasih sayang dari sekitarmu

semoga kelak tak kutemukan lagi
kau dalam ruang dingin dan sepi itu…
dan pelukkan senjamu
jadi salah satu hadiah terindah yang ALLAH berikan
pada jiwa yang juga nyaris mendingin..

aneh rasanya harus mengakui kalau kau memberikanku alasan untuk aku bertahan.. ^^
terimakasih…

Comments on: "SEPI dan DIRInya" (4)

  1. Rahayu Gina said:

    Aku

  2. Dwi Al-Ikhs said:

    🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: