Just another WordPress.com weblog

kurang lebih 6 bulan yang lalu aku memasuki dunia baru ku. Pesantren. aku memang pernah bermimpi ingin menjadi mengenal dunia ini. mimpi yang saat itu aku bayangkan suatu hari aku akan mengunjungi pesantren tempat salah satu teman kuliahku pernah belajar disana. Tapi ternyata ALLAH berkendak lain. terlalu panjang dan aku bingung menceritakan asal mula kenapa sekarang aku ada di dunia baru ini dengan status sebagai SANTRI.

kampusku memang berdekatan dengan kompleks pesantren yang lumayan terkenal. Memang tak asing jika melihat santri dengan syal nya (identitas santri) bertebaran di sekitar kawasan kampus. ketika awal masuk kuliah aku akui aku memang sering memperhatikan mereka yang mengenakan syal ungu. tapi tak pernah berpikir aku akan mengambil langkah untuk menjadi salah satu bagian dari mereka. apalagi dengan aktivitas kuliah dan organisasi yang lumayan menyita tenaga dan waktuku ,aku pikir mana mungkin aku bisa nyantri. dan sekarang di sini lah aku , di dunia baruku, dunia pesantren, sebagai salah seorang santri. ya…mungkin dengan kondisi aku tak sesibuk aku yang dulu.

Program Pesantren Mahasiswa (PPM). di sinilah aku sekarang. mengikuti segala prosedur sebagai layaknya seorang santri yang tinggal di asrama dengan kondisi 4 sampai 6 orang per kamar, jam 4 pagi kami sudah harus keluar dari gerbang asrama kalau tidak mau mengambil resiko terkunci diasrama, tidak ikut materi dan mendapat hukuman dari abi dan umi asrama. dan sudah harus berada di dalam asarama sebelum jam 10 malam (heu..klo ada kegiatan si aku tetap saja melanggar, tapi dengan bantuan teman Alhamdulillah belum pernah kena hukum :D)
menurutku tinggal disini lebih kondusif dari pada jadi anak kosan biasa di luar sana. apalagi dengan kegiatan ku yang jauh berkurang dari aktivitas yang dulu. Dengan ada di pesantren minimal aku tetap ada kegiatan rutin sebagai santri. ya…meskipun aku menjadi santri yang paling tua disini, he. karena memang santri disini kebanyakkan mahasiswa yang semester-semester awal dan karena memang program pesantren ini hanya 1 tahun saja kecuali buat mereka yang ingin melanjutkan dan sayangnya ga banyak yang seangkatan denganku yang tetap bertahan menjadi santri.

Salut dengan anak-anak muda ini. mereka yang baru lulus dari SMA masuk ke pesantren dan diwajibkan langsung berpakaian layaknya seorang santri padahal kota tempat kami belajar di juluki kota mode. ada yang memang bisa menerima dan nyaman dengan aturan itu tapi ada juga yang merasa malu apalagi ketika datang ke kampus mereka merasa bak makhluk aneh dengan gamis dan jilbab lebarnya memasuki dunia modis disekitar mereka. Tapi lambat laun mereka semua mulai terbiasa dan karena memang saling menguatkan. Semoga adik2 ku bisa tetap istiqomah meskipun tak lagi jadi santri nantinya…(amin)

ada suka dan duka. aturan-aturan yang terkadang terlalu detail dan mengekang membuat aku yang tidak suka terlalu di atur sedikit kewalahan menyapakan gerak dengan dunia ini. tapi akhirnya setelah aku pahami tak ada satupun aturan yang sia2 kecuali hanya untuk membantu kami agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

terlalu banyak hal yang ku suka dengan kehidupanku sebagai santri. makan sepiring berdua atau bertiga atau berempat atau bahkan lebih. Lapar 1 lapar semua, kenyang 1 kenyang semua. ada disekitar mahasiswa-mahasiswa muda terkadang membuat seakan melihat semangatku yang dulu. Dan efeknya terkadang aku lupa klo aku yang paling tua di antara mereka. aku ikut menikmati kehidupan mereka, semangat masa muda mereka.

ya…aku banyak belajar di sini, aku belajar agama, belajar bersosialisasi dengan orang2 dari berbagai daerah yang aku temui setiap hari, aku belajar berbagi, aku belajar tentang kebersamaan, aku belajar mengendarai sepeda lagi…ha..padahal aku dah lupa dulu kapan terakhir aku pake sepeda, dan sekarang aku bisa pake sepeda setiap hari klo aku mau…karena ada sepeda nya nurul ma suci,he.

aku tau Rabb, betapa Engkau sangat mencintai aku….terimakasih atas skenarioMU yang indah ini…Luv U…^^

photo-photo di pernikahan teh Rasi (Alumni PPM 2), hampir semua santri PPM kumpul disini baik yang masih aktif maupun yang dah pada jadi alumni….^^

santri Akhwat (putri)

Santri Ikhwan (putra)

Comments on: "Warna Warni Kehidupan Pesantren" (5)

  1. Anonymous said:

    Waw jadi gitu yah warna warni kehidupan pesantren makasih yah udah bikin aku sadar dan sekarang berfikir untuk masuk ke pesantren thank’s very much

    • assalamu`alaikum. maaf mau nanya pesanternnya ini program kampus atau beda sendiri? selesai kuliah dulu baru ikut pesantren gitu?

  2. Hahahaha bleh share tentang kehidupan pesantren lainnya?

  3. Anonymous said:

    assalamualaikum alhamdulillah kisahnya hampir sama :)) dan sekarang saya bisa menjadi bagian PPM di Dt ini..

  4. 🙂 nice post

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: