Just another WordPress.com weblog

Pemimpin…
Memimpin..
Dipimpin..

Kurasa itu fitrah manusia
Dan memang takkan semudah kata-kata mutiara yang teruntai
Ya….menjadi seorang pemimpin tidaklah mudah.
Ketika kau tak lagi hanya memikirkan dirimu sendiri.
Ketika kau harus mengalahkan ego-mu untuk tak peduli.
Ketika pundak mu harus memikul sesuatu yang lebih berat dari yang lain Tapi sungguh…masih banyak orang lain yang bebannya lebih berat darimu.

Aku tahu kau TANGGUH…
Aku tahu kau KUAT…
Dan Aku yakin kau MAMPU..
Airmata itu bukan bukti kalau kau lemah..itu hanya sebuah PROSES..
Kau akui ataupun tidak..aku melihatnya..
Aku melihat mata itu mulai memerah dan berkaca..
Tatapan sok tegar sambil menahan sesuatu di mata itu…sungguh tak masuk akal jika kau pikir aku tak tahu..
Mungkin kau malu..aku rasa wajar..
Tapi setahu ku tak ada larangan seorang pemimpin menangis…

Suatu saat kau akan sangat menghargai proses itu…
Jujur aku bahagia melihat airmata yang terus kau coba tahan meskipun pada akhirnya bendunganmu tak mampu menahan seutuhnya…
karena setidaknya aku melihat sosok yang sedang berusaha untuk mengerti..
Sosok yang sedang berusaha untuk belajar..
Sosok yang sedang mencoba memahami..
Ingin rasanya aku beritahu mereka semua…
“Hei..semua, lihatlah..pemimpin kalian menangis..dan mungkin atau pasti ada kalian dalam tetes airmatanya..lihatlah dia adikku yang gagah menahan tangisnya di depanku..”
Dan kau tahu mungkin ketika itu tanpa kau sadari akulah yang harus menyembunyikan airmataku dalam canda..menahannya lewat kata..aku tak tahu apakah semua kata itu berguna untukmu..
Karena aku pun sedang belajar..
Belajar untuk bijaksana..
Belajar untuk menenangkan..
Belajar untuk berpikir dewasa..
Dan Belajar ..bagaimana menjadi seorang kakak..

yang coba ku yakinkan kau bukanlah yang terKORBAN tapi yang TERPILIH..
Aku akan menantimu..
Ketika kau buktikan padaku…
Ketika kau buktikan pada semua…
Kalau kau mampu….
Mampu sebagai seorang pemimpin…
Tak peduli rintang yang kan menghadangmu di depan sana..yang ingin ku tahu kau mampu melewatinya..

Meniru…aku rasa boleh saja..
Tapi tak perlu TAKUT untuk ber-BEDA..
Karena memang kau tak sama..
Kau adalah kau
Aku adalah aku
Mereka adalah mereka

Pujian dan sanjungan memang kan terasa menyejukkan…di kala semua orang mengakui-mu..silahkan saja nikmati..toh..semua itu takkan abadi..
Dikala kau tak di hargai, di kala kau lelah,kecewa,kesal,sedih bahkan marah maka ingatlah kembali apa TUJUANmu..dan anggap semua itu proses pembelajaran mu di universitas kehidupan ini…

Hei sang pembelajar…ku katakan pada mu..
Saat ini mungkin kami masih ada di dekatmu…dan ku harap kelak kau lah yang menggantikan peran ini..

Comments on: "Air Mata-mu Kan jadi Saksi" (3)

  1. ucy mulai berpuitis ria…
    mhmm…tetap semangat cy buat nulisnya…

    kata2nya indah..

  2. maaf cy…ternyata ngasih komennya pakai link akak…
    hehe lupa logout tadi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: