Just another WordPress.com weblog

Tiga tahun sudah aku berdiri di tempat ini. Begitu banyak yang terjadi. Begitu banyak perubahan, penemuan, pelajaran, rasa dan pengalaman yang ku dapat. Pertama kali aku mengijakkan kaki di tempat ini yang ada diotak-ku. Aku ingin menjadi MAHASISWA yang sebenar-benarnya mahasiswa minimal menurut keriteriaku sendiri. Tapi satu niatku saat itu, aku tidak akan mendekati lingkungan yang berbau ke-rohis-an. Entah..kenapa aku ingin mencoba dunia anak muda yang lain. Meskipun jelas jilbab menutup dada minimal tidak akan pernah aku rubah untuk dipermak menjadi pendek dan sebagainya. Celana bahan jeans, baju panjang selutut, sepatu tali model cowok di lengkapi dengan tas gendong dan jam tangan gede jadi style favoritku. Dan ternyata Sang Penciptaku jelas lebih mengetahui apa yang terbaik untukku. Meski awalnya seperti terjerumus tapi pada kasus ku. Aku lah yang menjerumuskan diri. Allah mempertemukanku dengan seorang teman baru bernama elfa silfiana yang saat ini menjadi sahabatku. Awalnya aku hanya ingin tahu kegiatan apa saja yang ia lakukan di masa awal perkuliahan dan sampailah aku pada diriku yang saat ini.
Aku yang jatuh cinta pada ke-organisasi-an..karena disini aku diberikan kesempatan untuk bermanfaat bagi orang –orang sekitarku. Organisasi mengajariku manajemen diri, waktu, prioritas dan sebagainya. Organisasi mengajari mengenal karakter-karakter orang lain minimal rekan kerjaku. Organisasi mengajari ku tentang kepemimpinan. Organisasi memperkenalkan aku dengan rasa letih, kecewa, puas, bahagia,bangga…dan masih banyak lagi. Terkadang Organisasi membuatku benar-benar merasakan waktu 24 jam yang aku miliki tak cukup untuk semua yang harus aku lakukan.Organisasi mengubahku dari sosok yang tak berani berpendapat menjadi sosokku yang sekarang. Aku sadar Sang Penciptaku lah yang sebenarnya mengajariku lewat organisasi-organisasi yang masuki. Hingga pembentukkan karakterpun aku rasakan.
Style-ku yang jelas jauh berubah. Celana jeans yang sudah ke-enyah-kan dari lemari pakaian ku tergantikan dengan pakaian “Rok-er”. Jilbab yang dulu terasa sudah membuatku merasa aman sekarang terasa begitu minim kalaupun aku mengenakannya jaket wajib ku pakai. Style-ku yang saat ini cukup membuatku menjadi perhatian ketika pertama kali pulang kampung apalagi kalau aku harus berjalan sendirian di pasar .Kegiatan yang dulu memang sering aku lakukan. Namun sekarang membuatku sedikit risih…sepanjang perjalanan di pasar lirikan mata mulai dari pedagang,tukang ojek sampe tukang becak seperti melihat makhluk aneh itulah hari pertama ketika aku menginjakan kaki di pasar dengan style yang baru tapi inilah pilihanku. Dan akhirnya mereka pun mulai terbiasa dengan pakaian “Rok-er” dan jilbabku hingga lirik aneh itu berubah menjadi sapaan “Assalamualaikum..” setidaknya itu tak lagi membuatku merasa bak teroris yang wajib untuk dicurigai dalam pikiran mereka.
Lingkungan ke-rohis-an ternyata tak terelakan..awalnya jelas masih tak PeDe untuk ada disana merasa diri ini sendiripun masih harus di perbaiki. Pada awal tahun ke tiga bahkan aku memberanikan untuk masuk ke departemen kerohanian dengan ke-PeDe-an yang pas-pasan. Hingga akhirnya di tahun terakhir aku melihat adik-adik tahun pertama yang begitu bersemangat menikmati sajian lingkungan rohis membuatku tersadar. Begitu banyak kesempatan yang dulu telah terlewatkan hanya karena ketidak PeDe-an. Sudahlah..yang saat ini aku lakukan..nikmati kesempatan yang tersisa dan sungguh tak ingin lagi menyiayiakannya begitu saja. Ketika teman-temanku masih merasa enggan aku akan mencari teman lain yang bersemangat tak peduli apakah aku menjadi bagian yang paling tua di antara mereka. Karena sungguh ketika aku meninggalkan dunia mahasiswa ini aku pasti akan merindukan sajian-sajian ini.
Jelas semua perubahan bukan dengan sulap atau sihir. Semuanya butuh proses dan aku menikmati proses metamorfosis ku. Sampai pada akhirnya aku mengingat kembali niat ku di awal perkuliahan. Dan aku hanya mampu berkata..”betapa Sang Penciptaku menyayangi ku..hingga tak Ia biarkan aku memasuki dunia yang mungkin akan membuatku menjauh dari-NYA”.
Bermanfaat..
Lakukan dan berikan yang terbaik..
Tinggalkan jejak..
Kehidupan didunia ini tak kan kekal…tapi disinilah kau menyiapkan kehidupan akhiratmu..
Pengorbanan mu jelas tak setara dengan pengorbanan Rasulmu…kenapa masih ada saja keluh yang terlontar…
Apa yang kau lakukan saat ini…akan menggambarkan masa depanmu kelak..
Penyesalan itu fitrahnya akan datang di akhir…dan sungguh tak ku harapkan itu..
Ingat ! apa-apa yang sudah kau lakukan dengan masa muda mu..akan kau pertanggungjawabkan kelak..
Keseimbangan dalam segala hal..menjadi sangat penting..
Kesempatan dan Pilihan itu warna kehidupan, seperti halnya pertemuan dan perpisahan..

Deret-deret kata diatas yang coba ku ingin ketika diri dan jiwa ini mulai ingin mengeluarkan keluh.
Dan saat ini ketika aku sadar waktu ku di tempat ini takkan lama lagi. Sungguh aku menyesali setiap keluh yang pernah ada dan setiap kesempatan yang terlewat begitu saja. Untuk semua yang tak seimbang. Untuk semua yang terabaikan.
Teman..sungguh waktu tak akan pernah kembali..
Pertemuan yang mungkin tak bermakna itupun akan menjadi sangat kau takutkan ketika bayangan perpisahan mulai mendekat …dan saat itulah kau harus mempersiapkan hatimu untuk menyambutnya.

Tulisan ini hanya sedikit cara untuk mengingatkan diri ini akan perjalanan hidup yang telah terlalu.
Dan teman..manfaatkan waktu dan kesempatan yang tersedia…karena ingat…fitrahnya penyesalan kan hadir di akhir…

Kamar kosan,10 juni 2010
Pkl. 10:13 WIB

Comments on: "Catatan Kehidupan di Tempat ini…" (11)

  1. Dwi Al-Ikhs said:

    Tulisan yang bagus buat dikenang..🙂
    Semoga keshalihan selalu menyertai..
    (Maaf ya sudah oprek2 blognya..he..he..🙂 I love Blogging)

    Lanjutkan..!!!

  2. Dwi Al-Ikhs said:

    Upsss..! lupa add link sayah di blogroll ya🙂

  3. ucy…
    terharu baca nya…

    inilah tulisan – tulisan dengan hati…
    mohon doanya juga, agar tidak ada lagi kata – kata keluhan itu terlontar dari mulut cin…

    • ini mah tulisan2 klo ucy lagi pengen lebay cun…

      terkadang emosi itu bisa tersalurkan lewat tulis..dari sana awal ucy suka nulis..walaupun terkadang entah ada manfa’atnya atau tidak..

      Semangat cun…
      Semoga suata saat kita bisa jadi penulis beneran ya..(maksudnya menulis buku..ga sekedar jadi blogger..)hehehe

  4. Dwi Al-Ikhs said:

    btw..🙂
    sepertinya link salah cy..
    coba cek lagi…
    http://ikhs.wordpress.com/

  5. waah kereen cy..

    semoga bisa mengikuti jejakmu jadi “roK-er”😉

  6. eh…alamat blog ian apa??

    biar di tempel di blog ucy juga…^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: